Gendam Ajian Ilmu Karang
Uncategorized

Gendam Ajian Ilmu Karang

Gendam Ajian Ilmu Karang

Gendam Ajian Ilmu Karang juga dikenal sebagai Ilmu Pelebur dimana jika ada niat buruk dari orang lain atau jin, maka hanya dengan sekali sentuh saja si pengganggu akan hancur lebur berkeping-keping

Ilmu Pelebur yang kondang

Ilmu ini di tanah Jawa dikenal dengan nama Ajian Ilmu Karang. Sedang di tanah Borneo lebih kondang dengan nama Ilmu Pelebur. Kedua memiliki makna yang sama yakni ilmu untuk menghancurkan lawan.

Karena kehebatan inilah, tak hanya bangsa manusia saja. Bangsa jin dan setan hingga ketakutan mendekati pendekar yang menguasai Ajian Ilmu Karang. Tentu saja untuk menguasainya tidak mudah mengingat hasil yang akan didapatkan meliputi energi alam bawah sadar, kejernihan batin dan fisik yang prima.

Di zaman dahulu, para pendahulu kita yang tengah melakukan pengembaraan dari gunung ke gunung kerapkali mendapatkan gangguan diperjalanan. Baik gangguan fisik maupun gaib. Ilmu inilah yang turut menyelamatkan para pengembara hingga melampaui pulau-pulau lainnya.

Gendam Ajian Ilmu Karang
Mbah Mijan – Gendam Ajian Ilmu Karang

Mbah Mijan dengan Gendam Ajian Ilmu Karang

Dari sisi metafisika, Mbah Mijan menilai Ajian Ilmu Karang adalah ilmu tingkat tinggi yang memiliki nilai magis sangat sakti. Karena menembus tak hanya alam wujud namun juga mencincang makhluk dimensi metafisika.

Lebih lanjut Mbah Mijan menjelaskan bahwa untuk memilikinya hingga pada tingkat penguasaan ilmu ini membutuhkan waktu dan proses yang panjang. Keilmuan ini didasari oleh energi semesta dari alam bawah sadar manusia. Kemudian mengkombinasikan dengan laku prihatin dan kemampuan fisik atau kanuragan yang mumpuni.

Menjadi bukti nyata bahwa para leluhur kita khususnya para pengembara dimana lalu, telah menguasai ilmu ini dengan sempurna. Sungguh hebat dan digdayanya mereka.

Gendam Mbah Mijan

Melalui pelatihan gendam yang langsung diarahkan oleh Mbah Mijan, kita dapat mengawalinya dengan penguasaan energi semesta melalui kekuatan alam bawah sadar kita. Namun di masa sekarang ini, risiko gangguan baik gaib maupun fisik tak sebahaya zaman pendahulu kita.

Bagi kita yang hidup di era modern, keilmuan ini pantas untuk dipelajari dan didalami sekadar untuk melestarikan warisan leluhur ini. Bukan untuk menghancurkan makhluk Allah lainnya demi membuktikan kesaktian diri.

Gendam Ajian Ilmu Karang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *